Inggris vs Argentina menjadi pertandingan besar yang akan menentukan satu tempat di final Piala Dunia FIFA 2026. Kedua negara dijadwalkan bertemu pada Rabu, 15 Juli 2026, di Atlanta Stadium.
Pertandingan ini mempertemukan Inggris yang sedang mengejar final Piala Dunia pertama dalam 60 tahun dengan Argentina yang berusaha mempertahankan gelar juara dunia.
Inggris datang dengan kekuatan Harry Kane dan Jude Bellingham. Keduanya telah menjadi sumber gol utama The Three Lions sepanjang turnamen. Di sisi lain, Argentina kembali mengandalkan Lionel Messi yang terus mencetak rekor di panggung Piala Dunia.
Selain mempertemukan dua tim kuat, laga ini juga membawa sejarah panjang. Inggris dan Argentina pernah terlibat dalam sejumlah pertandingan ikonik, termasuk gol “Hand of God” Diego Maradona pada 1986 dan duel penuh drama pada Piala Dunia 1998.
Pemenang pertandingan Inggris vs Argentina akan melaju ke final Piala Dunia 2026 di New York New Jersey Stadium dan menghadapi pemenang duel Prancis melawan Spanyol.
Jadwal Inggris vs Argentina
Berikut jadwal pertandingan semifinal Piala Dunia 2026:
| Informasi | Detail |
|---|---|
| Pertandingan | Inggris vs Argentina |
| Babak | Semifinal Piala Dunia 2026 |
| Hari | Rabu |
| Tanggal | 15 Juli 2026 |
| Stadion | Atlanta Stadium |
| Kick-off Atlanta | 15.00 |
| Kick-off London | 20.00 |
| Kick-off Buenos Aires | 16.00 |
| Perkiraan waktu Indonesia | Kamis, 16 Juli 2026 pukul 02.00 WIB |
Penggemar dapat mengikuti perkembangan turnamen melalui artikel Live Update Piala Dunia FIFA 2026 di GOTO77.
Inggris Mengejar Final Pertama dalam 60 Tahun
Inggris hanya pernah satu kali tampil di final Piala Dunia, yaitu ketika menjadi juara pada edisi 1966.
Setelah itu, The Three Lions beberapa kali hampir kembali ke pertandingan puncak. Mereka mencapai semifinal Piala Dunia 1990, tetapi kalah dalam adu penalti dari Jerman Barat.
Inggris juga tampil di semifinal Piala Dunia 2018. Harry Kane dan rekan-rekannya sempat unggul atas Kroasia sebelum akhirnya kalah 1-2 setelah perpanjangan waktu.
Kini, Inggris kembali mempunyai peluang besar untuk mengakhiri penantian panjang tersebut. Tim asuhan Thomas Tuchel menunjukkan mental kuat dengan beberapa kali bangkit dari posisi tertinggal sepanjang fase gugur.
Perjalanan Inggris Menuju Semifinal
Fase grup
Inggris membuka perjalanan Piala Dunia 2026 dengan kemenangan 4-2 atas Kroasia.
Pertandingan tersebut berlangsung terbuka karena kedua tim saling menyerang. Inggris mampu memanfaatkan peluang dengan lebih baik dan mendapatkan tiga poin pertama.
Pada pertandingan berikutnya, Inggris bermain imbang 0-0 melawan Ghana. Meskipun menguasai sebagian besar permainan, The Three Lions kesulitan menembus pertahanan lawan.
Inggris kemudian memastikan posisi pertama grup setelah mengalahkan Panama 2-0.
Babak 32 besar
Pada babak 32 besar, Inggris bertemu Republik Demokratik Kongo.
The Three Lions tertinggal terlebih dahulu, tetapi mampu menunjukkan ketenangan dan membalikkan keadaan untuk menang 2-1.
Babak 16 besar
Inggris menghadapi salah satu tuan rumah, Meksiko, pada babak 16 besar.
Pertandingan menjadi semakin sulit setelah Inggris harus bermain dengan sepuluh pemain. Namun, mereka tetap mampu mempertahankan keunggulan dan memastikan tiket ke perempat final.
Perempat final
Pada perempat final, Inggris bertemu Norwegia.
Norwegia unggul lebih dahulu, tetapi dua gol Jude Bellingham membawa Inggris bangkit dan menang 2-1.
Hasil itu menegaskan pentingnya Bellingham dalam sistem permainan Inggris. Selain membantu membangun serangan, ia juga mampu masuk ke kotak penalti pada waktu yang tepat.
Perjalanan tersebut dijelaskan dalam laporan pertandingan yang menyebut Inggris menunjukkan daya juang besar sejak fase awal hingga perempat final.
Argentina Mengejar Sejarah Pertahankan Gelar
Argentina datang ke semifinal sebagai juara bertahan.
La Albiceleste berusaha menjadi negara pertama yang mampu mempertahankan gelar Piala Dunia sejak Brasil melakukannya pada edisi 1958 dan 1962.
Argentina juga mempunyai catatan sempurna ketika tampil di semifinal. Dalam lima penampilan sebelumnya di babak empat besar, mereka selalu berhasil melaju ke final.
Tim asuhan Lionel Scaloni memiliki perpaduan pemain berpengalaman dan pemain yang sedang berada dalam usia terbaik. Lionel Messi tetap menjadi pusat kreativitas, sementara Julian Alvarez dan Lautaro Martinez memberikan ancaman tambahan di lini depan.
Argentina juga memiliki pertahanan kuat yang dipimpin Cristian Romero dan Lisandro Martinez. Di bawah mistar, Emiliano Martinez masih menjadi sosok penting dalam pertandingan bertekanan tinggi.
Perjalanan Argentina Menuju Semifinal
Fase grup
Argentina memulai turnamen dengan kemenangan 3-0 atas Aljazair.
Lionel Messi mencetak hattrick dan menyamai rekor pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia pada pertandingan tersebut.
Messi kemudian mencetak gol tambahan ketika Argentina mengalahkan Austria dan Yordania. Hasil tersebut membuat Argentina melaju ke fase gugur dengan catatan sempurna.
Babak 32 besar
Argentina menghadapi Cabo Verde pada babak 32 besar.
Pertandingan berlangsung dramatis dan harus dilanjutkan ke perpanjangan waktu. Argentina akhirnya menang 3-2, dengan Messi kembali mencetak gol.
Babak 16 besar
Pada babak 16 besar, Argentina bertemu Mesir.
Laga tersebut juga berakhir dengan skor 3-2. Argentina harus bekerja keras karena Mesir beberapa kali mampu mengancam pertahanan La Albiceleste.
Perempat final
Argentina bertemu Swiss di perempat final.
Pertandingan kembali berlangsung hingga perpanjangan waktu. Julian Alvarez dan Lautaro Martinez kemudian mencetak gol untuk memastikan kemenangan Argentina 3-1.
Baca juga laporan terkait melalui artikel Argentina vs Swiss di Piala Dunia 2026.
Perjalanan Argentina menunjukkan bahwa tim ini mampu tetap tenang dalam pertandingan panjang dan situasi penuh tekanan.
Perbandingan Performa Inggris dan Argentina
| Aspek | Inggris | Argentina |
|---|---|---|
| Gaya utama | Serangan seimbang dan fisik kuat | Penguasaan bola dan kreativitas |
| Pemain utama | Jude Bellingham | Lionel Messi |
| Penyerang utama | Harry Kane | Julian Alvarez |
| Kekuatan | Bola mati dan duel udara | Kombinasi antarlini |
| Kiper | Jordan Pickford | Emiliano Martinez |
| Hasil perempat final | Menang 2-1 atas Norwegia | Menang 3-1 atas Swiss |
| Target | Final pertama sejak 1966 | Mempertahankan gelar |
Inggris mempunyai keunggulan dalam duel fisik dan bola udara. Argentina lebih unggul dalam pengalaman, penguasaan bola, serta kemampuan menciptakan peluang dari ruang sempit.
Lionel Messi Kembali Menjadi Pusat Permainan Argentina
Lionel Messi telah menjadi pemain paling berpengaruh bagi Argentina selama Piala Dunia 2026.
Ia memulai turnamen dengan mencetak tiga gol melawan Aljazair. Tambahan gol pada pertandingan berikutnya membuat Messi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
Meskipun usianya tidak lagi muda, Messi masih mempunyai kemampuan menentukan pertandingan melalui umpan, pergerakan, tendangan bebas, dan penyelesaian akhir.
Inggris harus menjaga area di depan kotak penalti. Memberikan terlalu banyak ruang kepada Messi dapat membuat pertahanan mereka berada dalam masalah.
Declan Rice dan Elliot Anderson kemungkinan mendapat tugas penting untuk membatasi pergerakan sang kapten Argentina.
Harry Kane dan Jude Bellingham Menjadi Andalan Inggris
Harry Kane dan Jude Bellingham telah mencetak enam gol masing-masing dalam enam pertandingan.
Catatan tersebut membuat Inggris menjadi negara pertama yang memiliki dua pemain dengan sedikitnya enam gol dalam satu edisi Piala Dunia.
Kane berperan sebagai penyerang utama. Ia mampu menahan bola, membuka ruang, memberikan umpan, dan menyelesaikan peluang di kotak penalti.
Bellingham bergerak lebih bebas dari lini kedua. Kemampuannya membaca ruang membuatnya sering muncul di posisi yang sulit dijaga.
Dua gol Bellingham ke gawang Norwegia memperlihatkan bahwa ia dapat mengambil alih tanggung jawab ketika Inggris sedang berada dalam situasi sulit.
Inggris Tidak Hanya Mengandalkan Kane
Selain Kane dan Bellingham, Inggris masih memiliki beberapa pemain berbahaya.
Bukayo Saka mampu menyerang dari sisi kanan dengan kecepatan dan kemampuan menggiring bola. Anthony Gordon menawarkan ancaman dari sisi kiri, sedangkan Marcus Rashford dapat digunakan sebagai penyerang sayap maupun penyerang tengah.
Saka dan Gordon telah memberikan tiga assist masing-masing. Kontribusi tersebut sangat penting untuk mendukung produktivitas Kane dan Bellingham.
Thomas Tuchel juga mempunyai pilihan untuk mengubah strategi melalui pemain pengganti. Kecepatan Rashford dapat digunakan ketika pertahanan Argentina mulai kelelahan.
Argentina Memiliki Sumber Gol yang Merata
Argentina memang masih sangat bergantung kepada Lionel Messi, tetapi kontribusi gol mereka tidak hanya datang dari sang kapten.
Tujuh pemain Argentina lainnya telah mencetak gol selama turnamen. Delapan pemain juga telah mencatatkan assist.
Hal tersebut membuat pertahanan Inggris tidak bisa hanya menjaga Messi. Julian Alvarez, Lautaro Martinez, Alexis Mac Allister, Enzo Fernandez, dan Rodrigo De Paul juga dapat menjadi pembeda.
Alvarez memiliki mobilitas tinggi dan sering menekan bek lawan. Lautaro lebih kuat ketika bermain di dalam kotak penalti dan dapat digunakan sebagai pengganti maupun tandem Alvarez.
Duel Lini Tengah Akan Sangat Menentukan
Pertandingan Inggris vs Argentina kemungkinan besar ditentukan oleh persaingan di lini tengah.
Inggris dapat menurunkan Declan Rice bersama Elliot Anderson. Keduanya bertugas menjaga keseimbangan serta membantu Bellingham bergerak lebih maju.
Argentina memiliki De Paul, Leandro Paredes, Mac Allister, dan Enzo Fernandez.
De Paul biasanya menjadi pemain yang menjaga intensitas permainan Argentina. Ia sering bergerak ke sisi kanan untuk mendukung Messi sekaligus membantu menekan lawan.
Mac Allister dan Fernandez mempunyai kemampuan mengirim umpan vertikal. Mereka dapat memanfaatkan ruang di belakang lini tengah Inggris.
Tim yang mampu mengendalikan area tengah akan lebih mudah menentukan tempo pertandingan.
Pertahanan Inggris Menghadapi Ujian Berat
Marc Guehi dan Ezri Konsa diperkirakan menjadi pasangan bek tengah Inggris.
Keduanya harus menghadapi pergerakan Messi dan Alvarez yang sering berpindah posisi. Argentina tidak selalu memakai penyerang yang berdiri tetap di depan gawang.
Reece James dan Nico O’Reilly juga harus berhati-hati ketika ikut menyerang. Ruang di belakang bek sayap dapat dimanfaatkan Argentina melalui umpan cepat.
Jordan Pickford mempunyai pengalaman dalam pertandingan besar. Kemampuannya melakukan penyelamatan dan mengarahkan lini belakang akan sangat dibutuhkan.
Pertahanan Argentina Harus Menghentikan Kane
Cristian Romero dan Lisandro Martinez kemungkinan kembali menjadi pasangan bek tengah Argentina.
Keduanya dikenal agresif dan kuat dalam duel. Namun, mereka harus menjaga disiplin karena Kane sering turun ke lini tengah untuk menarik bek keluar dari posisi.
Apabila salah satu bek mengikuti Kane terlalu jauh, Bellingham, Saka, atau Gordon dapat masuk ke ruang yang ditinggalkan.
Nahuel Molina dan Nicolas Tagliafico juga mempunyai tugas berat menjaga sisi lapangan. Inggris sering menggunakan pergerakan bek sayap dan pemain sayap untuk menciptakan situasi dua lawan satu.
Head to Head Inggris vs Argentina di Piala Dunia
Inggris dan Argentina sudah beberapa kali bertemu di Piala Dunia.
Dari pertemuan sebelumnya, Inggris mengoleksi tiga kemenangan, sedangkan Argentina mempunyai dua kemenangan.
Pertandingan pertama berlangsung pada Piala Dunia 1962. Inggris menang 3-1 pada fase grup.
Kedua negara kembali bertemu di perempat final Piala Dunia 1966. Inggris menang 1-0 dan kemudian menjadi juara.
Argentina membalas pada perempat final Piala Dunia 1986. Diego Maradona mencetak dua gol paling terkenal dalam sejarah sepak bola: gol “Hand of God” dan gol solo setelah melewati sejumlah pemain Inggris.
Pada Piala Dunia 1998, Argentina mengalahkan Inggris melalui adu penalti setelah pertandingan berakhir imbang. Laga tersebut juga dikenang karena gol Michael Owen dan kartu merah David Beckham.
Pertemuan terakhir terjadi pada fase grup Piala Dunia 2002. Inggris menang 1-0 melalui penalti David Beckham.
Rekor Pertemuan Piala Dunia
| Tahun | Babak | Hasil |
|---|---|---|
| 1962 | Fase grup | Inggris 3-1 Argentina |
| 1966 | Perempat final | Inggris 1-0 Argentina |
| 1986 | Perempat final | Argentina 2-1 Inggris |
| 1998 | Babak 16 besar | Argentina menang adu penalti |
| 2002 | Fase grup | Inggris 1-0 Argentina |
Sejarah tersebut membuat pertandingan semifinal 2026 memiliki nilai emosional yang lebih besar.
Kemungkinan Susunan Pemain Inggris
Formasi: 4-2-3-1
Jordan Pickford; Reece James, Ezri Konsa, Marc Guehi, Nico O’Reilly; Elliot Anderson, Declan Rice; Bukayo Saka, Jude Bellingham, Anthony Gordon; Harry Kane.
Susunan ini memberikan keseimbangan antara penguasaan bola dan serangan cepat.
Bellingham dapat bergerak di belakang Kane, sedangkan Saka dan Gordon menjaga lebar serangan.
Kemungkinan Susunan Pemain Argentina
Formasi: 4-4-2
Emiliano Martinez; Nahuel Molina, Cristian Romero, Lisandro Martinez, Nicolas Tagliafico; Rodrigo De Paul, Leandro Paredes, Alexis Mac Allister, Enzo Fernandez; Lionel Messi, Julian Alvarez.
Argentina dapat mengubah formasi menjadi 4-3-1-2 ketika menguasai bola.
Messi bergerak lebih bebas di belakang Alvarez, sementara De Paul dan Molina memberikan lebar dari sisi kanan.
Pemain Kunci Inggris
Jude Bellingham
Bellingham menjadi penghubung lini tengah dengan serangan. Ia juga mampu mencetak gol dari pergerakan terlambat ke kotak penalti.
Harry Kane
Kane merupakan pencetak gol utama dan kapten Inggris. Pengalamannya sangat penting dalam pertandingan semifinal.
Declan Rice
Rice bertugas melindungi pertahanan dan menghentikan aliran bola menuju Messi.
Bukayo Saka
Saka dapat menciptakan peluang melalui dribel, kecepatan, dan umpan silang dari sisi kanan.
Pemain Kunci Argentina
Lionel Messi
Messi tetap menjadi pusat permainan Argentina. Ia dapat menentukan pertandingan melalui satu umpan atau satu tendangan.
Julian Alvarez
Alvarez memiliki kecepatan, pergerakan agresif, dan kemampuan menekan pemain belakang.
Rodrigo De Paul
De Paul memberikan energi, agresivitas, serta dukungan untuk Messi di sisi kanan.
Emiliano Martinez
Martinez memiliki pengalaman menghadapi pertandingan besar dan situasi adu penalti.
Taktik yang Mungkin Digunakan Inggris
Inggris kemungkinan tidak akan menekan Argentina sepanjang pertandingan.
Thomas Tuchel dapat meminta timnya mempertahankan struktur rapat sebelum melakukan serangan cepat melalui Saka dan Gordon.
Bellingham akan berusaha menemukan ruang di belakang lini tengah Argentina. Kane dapat turun untuk menarik Romero atau Lisandro Martinez keluar dari posisi.
Bola mati juga menjadi senjata penting. Inggris mempunyai Kane, Guehi, Konsa, dan Rice yang kuat dalam duel udara.
Saat tidak menguasai bola, Inggris harus menutup jalur umpan kepada Messi dan memaksa Argentina menyerang melalui sisi lapangan.
Taktik yang Mungkin Digunakan Argentina
Argentina diperkirakan lebih banyak menguasai bola.
Paredes, Mac Allister, dan Fernandez akan berusaha mengendalikan tempo. De Paul dapat bergerak melebar untuk menciptakan ruang bagi Messi.
Messi kemungkinan turun ke lini tengah untuk menerima bola. Pergerakan tersebut dapat memancing Rice atau salah satu bek Inggris keluar dari posisinya.
Argentina juga harus menghindari kehilangan bola di area tengah. Inggris memiliki pemain cepat yang bisa langsung melakukan serangan balik.
Scaloni dapat memasukkan Lautaro Martinez apabila membutuhkan penyerang tambahan pada babak kedua.
Faktor Penentu Pertandingan
1. Kemampuan Inggris Membatasi Messi
Inggris tidak boleh memberikan ruang kepada Messi di depan kotak penalti. Rice dan Anderson perlu menjaga posisi secara disiplin.
2. Pergerakan Jude Bellingham
Argentina harus mengantisipasi pergerakan Bellingham dari lini kedua. Ia sering masuk ke kotak penalti tanpa terdeteksi.
3. Duel Harry Kane dan Cristian Romero
Kane dan Romero sudah saling mengenal dari pertandingan di level klub. Duel fisik dan taktik keduanya dapat memengaruhi jalannya laga.
4. Efektivitas penyelesaian akhir
Kedua tim memiliki penyerang berkualitas. Tim yang lebih efektif memanfaatkan peluang berpeluang besar mencapai final.
5. Ketahanan fisik Argentina
Argentina menjalani dua pertandingan fase gugur yang membutuhkan perpanjangan waktu. Kondisi fisik mereka dapat menjadi perhatian.
6. Kontribusi pemain pengganti
Lautaro Martinez dan Marcus Rashford dapat memberikan perubahan besar ketika masuk pada babak kedua.
Prediksi Jalannya Inggris vs Argentina
Pertandingan diperkirakan berlangsung hati-hati pada awal babak pertama.
Argentina kemungkinan mencoba menguasai bola dan memancing Inggris keluar dari struktur pertahanan. Inggris lebih memilih menunggu kesempatan melakukan serangan balik.
Messi akan berusaha menemukan ruang di antara lini tengah dan pertahanan Inggris. Rice mempunyai tugas penting untuk mengurangi pengaruhnya.
Di sisi lain, Argentina harus menjaga Bellingham yang sering bergerak tanpa bola. Romero dan Lisandro Martinez juga akan terlibat dalam duel fisik melawan Kane.
Tempo pertandingan berpeluang meningkat setelah salah satu tim mencetak gol. Kedua negara memiliki kualitas untuk membalikkan keadaan sehingga keunggulan satu gol belum tentu cukup.
Prediksi Skor Inggris vs Argentina
Prediksi skor: Inggris 2-2 Argentina
Pertandingan diperkirakan berlanjut ke perpanjangan waktu karena kekuatan kedua tim cukup seimbang.
Prediksi hasil akhir: Argentina menang melalui adu penalti.
Argentina mempunyai pengalaman lebih baik dalam menghadapi pertandingan fase gugur dan adu penalti. Emiliano Martinez juga dikenal mampu memberikan tekanan kepada eksekutor lawan.
Namun, prediksi tersebut bukan hasil resmi. Inggris tetap memiliki peluang besar apabila Kane dan Bellingham tampil efektif.
Cara Menonton Inggris vs Argentina
Informasi televisi dan platform streaming berbeda berdasarkan wilayah.
Penggemar disarankan memeriksa saluran resmi pemegang hak siar di negara masing-masing. FIFA juga menyediakan Match Centre berisi susunan pemain, statistik, laporan pertandingan, dan pembaruan skor.
Gunakan kanal resmi berikut:
- Jadwal dan hasil resmi Piala Dunia 2026 FIFA
- Halaman resmi FIFA World Cup 2026
- Live Update Piala Dunia 2026 GOTO77
Hindari menggunakan tautan streaming yang tidak jelas karena berisiko mengandung iklan berbahaya atau perangkat lunak berbahaya.
Atlanta Stadium Menjadi Lokasi Semifinal
Atlanta Stadium menjadi lokasi pertandingan Inggris vs Argentina.
Stadion tersebut memiliki atap yang dapat dibuka dan layar video melingkar berukuran besar. Stadion ini juga menjadi kandang Atlanta United dan Atlanta Falcons.
Pertandingan semifinal merupakan laga kedelapan sekaligus pertandingan terakhir Piala Dunia 2026 yang digelar di stadion tersebut.
Inggris dan Argentina sebelumnya sama-sama pernah bermain di Atlanta Stadium selama turnamen. Inggris mengalahkan Republik Demokratik Kongo, sedangkan Argentina menang atas Mesir.
Pemenang Akan Melaju ke Final Piala Dunia 2026
Pemenang Inggris vs Argentina akan menghadapi Prancis atau Spanyol dalam pertandingan final.
Final dijadwalkan berlangsung pada 19 Juli 2026 di New York New Jersey Stadium.
Argentina berusaha kembali ke final dan mempertahankan gelar, sedangkan Inggris berusaha tampil dalam pertandingan puncak untuk pertama kalinya sejak 1966.
Baca juga preview pertandingan lainnya melalui artikel Prancis vs Spanyol Semifinal Piala Dunia 2026.
Kesimpulan
Inggris vs Argentina menjadi salah satu pertandingan terbesar dalam semifinal Piala Dunia 2026.
Inggris datang dengan Harry Kane dan Jude Bellingham yang sama-sama tampil produktif. Bukayo Saka, Anthony Gordon, Declan Rice, dan Jordan Pickford juga berperan penting dalam perjalanan The Three Lions.
Argentina mengandalkan pengalaman Lionel Messi, kekuatan lini tengah, serta pertahanan yang dipimpin Cristian Romero dan Emiliano Martinez.
Pertandingan ini bukan hanya perebutan tiket final. Duel tersebut juga melanjutkan rivalitas panjang yang telah menghasilkan banyak momen bersejarah di Piala Dunia.
Inggris berusaha mencapai final pertama dalam 60 tahun. Argentina mengejar kesempatan mempertahankan gelar dan menciptakan sejarah baru.
FAQ Inggris vs Argentina
Kapan Inggris vs Argentina berlangsung?
Pertandingan dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 15 Juli 2026, waktu Atlanta atau Kamis dini hari, 16 Juli 2026, waktu Indonesia.
Di mana Inggris vs Argentina dimainkan?
Pertandingan semifinal berlangsung di Atlanta Stadium, Amerika Serikat.
Inggris vs Argentina bermain di babak apa?
Kedua negara bertemu pada babak semifinal Piala Dunia FIFA 2026.
Siapa pemain utama Inggris?
Inggris mengandalkan Harry Kane, Jude Bellingham, Bukayo Saka, Declan Rice, dan Jordan Pickford.
Siapa pemain utama Argentina?
Argentina mengandalkan Lionel Messi, Julian Alvarez, Alexis Mac Allister, Enzo Fernandez, dan Emiliano Martinez.
Berapa kali Inggris dan Argentina bertemu di Piala Dunia?
Sebelum edisi 2026, kedua negara telah bertemu sebanyak lima kali di Piala Dunia.
Siapa yang lebih banyak menang?
Inggris meraih tiga kemenangan, sedangkan Argentina memenangkan dua pertandingan.
Kapan pertemuan terakhir mereka di Piala Dunia?
Pertemuan terakhir terjadi pada fase grup Piala Dunia 2002. Inggris menang 1-0 melalui penalti David Beckham.
Siapa lawan pemenang Inggris vs Argentina di final?
Pemenang akan menghadapi Prancis atau Spanyol di final Piala Dunia 2026.
Di mana final Piala Dunia 2026 berlangsung?
Final dijadwalkan berlangsung di New York New Jersey Stadium pada 19 Juli 2026.
Baca Juga Artikel Lain Nya di GOTO77
Klik di sini
- Prancis vs Spanyol Semifinal Piala Dunia 2026: Jadwal, Prediksi, Line-up dan Head to Head
- Closing Ceremony Piala Dunia 2026: Tom Cruise hingga IShowSpeed Tampil Jelang Final
- Erling Haaland Piala Dunia 2026: Turnamen yang Mengubah Dirinya
- Jude Bellingham Bawa Inggris ke Semifinal Piala Dunia 2026
- Spanyol vs Prancis: La Roja Paksa Les Bleus Berubah Menjelang Semifinal Piala Dunia 2026

