Pertandingan Prancis vs Inggris 4-6 menjadi salah satu laga paling dramatis di Piala Dunia 2026. Inggris mengalahkan Prancis dalam duel perebutan tempat ketiga yang menghasilkan total sepuluh gol di Miami Stadium.
Bukayo Saka menjadi pemain paling menonjol setelah mencetak hat-trick. Tiga gol tersebut membantu Three Lions mengamankan medali perunggu sekaligus mencatatkan pencapaian terbaik Inggris di Piala Dunia sejak menjadi juara pada 1966. FIFA memilih Saka sebagai pemain terbaik dalam pertandingan tersebut.
Inggris sempat unggul empat gol tanpa balas pada babak pertama. Namun, Prancis memberikan tekanan besar setelah turun minum dan hampir mengubah jalannya pertandingan.
Melalui artikel GOTO77 Piala Dunia 2026 berikut, kita akan membahas jalannya pertandingan, daftar pencetak gol, penampilan Bukayo Saka, rekor Kylian Mbappé, dan arti kemenangan tersebut bagi Inggris.
Hasil Prancis vs Inggris 4-6
Pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 dimainkan pada 18 Juli 2026 di Miami Stadium. Inggris keluar sebagai pemenang dengan skor akhir 6-4 atas Prancis.
Pencetak gol Prancis
- Kylian Mbappé, menit ke-48.
- Bradley Barcola, menit ke-54.
- Kylian Mbappé, menit ke-66.
- Ousmane Dembélé, menit ke-90+6.
Pencetak gol Inggris
- Declan Rice, menit ke-3.
- Ezri Konsa, menit ke-18.
- Bukayo Saka, menit ke-37.
- Bukayo Saka, menit ke-45+1.
- Bukayo Saka, menit ke-87 melalui penalti.
- Jude Bellingham, menit ke-90+8.
Daftar pencetak gol tersebut menunjukkan betapa terbukanya pertandingan. Inggris tampil dominan pada babak pertama, sedangkan Prancis membalas dengan permainan jauh lebih agresif setelah jeda.
Inggris Langsung Unggul pada Menit Ketiga
Inggris tidak membutuhkan waktu lama untuk membuka keunggulan.
Declan Rice mencetak gol pada menit ketiga dan memberikan awal yang sempurna bagi Three Lions. Gol cepat tersebut membuat Inggris lebih percaya diri dalam menguasai pertandingan.
Prancis kesulitan merespons tekanan awal. Pertahanan Les Bleus terlihat belum siap menghadapi pergerakan cepat pemain Inggris dari lini tengah menuju kotak penalti.
Keunggulan tersebut membuat Inggris dapat mengatur tempo sambil menunggu kesempatan melakukan serangan berikutnya.
Ezri Konsa Gandakan Keunggulan Inggris

Pada menit ke-18, Ezri Konsa menambah keunggulan menjadi 2-0.
Gol seorang pemain bertahan menunjukkan efektivitas Inggris dalam memanfaatkan setiap kesempatan. Inggris tidak hanya mengandalkan penyerang, tetapi juga mendapatkan kontribusi dari pemain tengah dan pemain belakang.
Prancis kemudian berusaha meningkatkan penguasaan bola. Namun, Inggris tetap terlihat lebih tajam ketika memasuki area pertahanan lawan.
Bukayo Saka Cetak Dua Gol Sebelum Jeda
Bukayo Saka mencetak gol pertamanya pada menit ke-37. Pemain sayap tersebut memanfaatkan ruang yang tersedia dan membawa Inggris unggul 3-0.
Saka kembali mencetak gol pada masa tambahan waktu babak pertama. Gol pada menit ke-45+1 membuat skor berubah menjadi 4-0.
Keunggulan empat gol sebelum turun minum membuat Inggris tampak berada dalam posisi sangat nyaman. Sementara itu, Prancis menghadapi tugas berat untuk mengubah pertandingan pada babak kedua.
FIFA mencatat bahwa Saka kemudian menyelesaikan pertandingan dengan hat-trick dan terpilih sebagai pemain terbaik laga.
Prancis Bangkit pada Babak Kedua
Prancis tampil dengan intensitas berbeda setelah turun minum.
Kylian Mbappé mencetak gol pada menit ke-48 dan memperkecil skor menjadi 4-1. Gol tersebut memberikan harapan baru kepada Les Bleus.
Hanya berselang enam menit, Bradley Barcola kembali membobol gawang Inggris. Skor berubah menjadi 4-2 dan pertandingan mulai terasa lebih terbuka.
Dua gol cepat tersebut membuat Inggris berada di bawah tekanan. Prancis meningkatkan tempo, memenangkan lebih banyak duel, dan berusaha memanfaatkan momentum.
Mbappé Membuat Pertandingan Semakin Tegang

Kylian Mbappé kembali mencetak gol pada menit ke-66. Gol keduanya membawa Prancis mendekat menjadi 4-3.
Situasi tersebut membuat pertandingan berubah total. Inggris yang sebelumnya unggul empat gol kini hanya mempunyai selisih satu gol.
Mbappé juga mencatatkan pencapaian individual penting. Laporan pertandingan menyebut gol-gol tersebut membawanya menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
Walaupun Prancis gagal memenangkan pertandingan, penampilan Mbappé memperlihatkan kualitasnya sebagai salah satu penyerang terbaik dunia.
Bukayo Saka Lengkapi Hat-Trick
Ketika Prancis sedang berusaha menyamakan kedudukan, Inggris mendapat kesempatan penting pada menit ke-87.
Bukayo Saka menjalankan penalti dengan baik dan mencetak gol ketiganya. Skor berubah menjadi 5-3.
Gol tersebut sangat penting karena menghentikan momentum kebangkitan Prancis. Saka tidak hanya mencetak hat-trick, tetapi juga menunjukkan ketenangan pada situasi penuh tekanan.
Penampilan tersebut menjadi salah satu pertandingan terbaiknya bersama Inggris sepanjang turnamen.
Dua Gol Dramatis pada Masa Tambahan Waktu
Prancis belum menyerah.
Ousmane Dembélé mencetak gol pada menit ke-90+6 dan kembali memperkecil skor menjadi 5-4.
Namun, harapan Prancis tidak bertahan lama. Dua menit kemudian, Jude Bellingham mencetak gol keenam Inggris dan mengunci kemenangan dengan skor 6-4.
Gol Bellingham memastikan Inggris menyelesaikan turnamen sebagai peringkat ketiga. Laga tersebut juga tercatat sebagai pertandingan perebutan tempat ketiga dengan jumlah gol yang sangat tinggi.
Bukayo Saka Menjadi Bintang Pertandingan

Bukayo Saka merupakan tokoh utama dalam kemenangan Inggris.
Pemain sayap tersebut mencetak tiga gol dalam momen berbeda:
- Gol untuk membawa Inggris unggul 3-0.
- Gol menjelang akhir babak pertama.
- Penalti penting ketika Prancis mulai mendekat.
Hat-trick tersebut menunjukkan kemampuan Saka dalam mencari ruang, menyelesaikan peluang, dan menghadapi tekanan.
Menurut laporan resmi FIFA, Saka terpilih sebagai pemain terbaik pertandingan setelah membawa Inggris memenangkan duel sepuluh gol.
Mengapa Inggris Bisa Menang?
1. Awal pertandingan yang sangat cepat
Inggris mencetak gol pada menit ketiga dan langsung mengambil kendali pertandingan.
Gol cepat memaksa Prancis meninggalkan rencana awal dan bermain lebih terbuka.
2. Penyelesaian peluang yang efektif
Inggris mampu mengubah banyak peluang penting menjadi gol.
Declan Rice, Ezri Konsa, Saka, dan Bellingham memberikan kontribusi dari beberapa posisi berbeda.
3. Keunggulan besar pada babak pertama
Skor 4-0 memberikan Inggris ruang untuk mengelola pertandingan.
Walaupun Prancis bangkit, keunggulan tersebut akhirnya tetap menjadi fondasi kemenangan.
4. Ketajaman Bukayo Saka
Hat-trick Saka menjadi perbedaan terbesar antara kedua tim.
Ia tetap tenang ketika pertandingan mulai berjalan sulit bagi Inggris.
5. Respons setelah mendapat tekanan
Ketika skor berubah menjadi 4-3, Inggris tidak kehilangan kendali sepenuhnya.
Gol penalti Saka dan gol Bellingham memastikan Prancis tidak berhasil menyelesaikan comeback.
Mengapa Prancis Gagal Membalikkan Keadaan?
Pertahanan buruk pada babak pertama
Prancis kebobolan empat kali sebelum jeda. Kesalahan dalam menjaga ruang membuat pemain Inggris terlalu mudah mendekati kotak penalti.
Kebangkitan terjadi terlalu terlambat
Prancis tampil jauh lebih baik pada babak kedua. Namun, selisih empat gol terlalu besar untuk dikejar.
Gagal menjaga momentum
Setelah Mbappé membuat skor menjadi 4-3, Prancis terlihat mempunyai peluang menyamakan kedudukan.
Namun, penalti Saka mengubah momentum dan kembali memberikan keunggulan dua gol kepada Inggris.
Terlalu terbuka di akhir pertandingan
Prancis terus menyerang untuk mencari gol. Situasi tersebut meninggalkan ruang yang akhirnya dimanfaatkan Bellingham.
Arti Kemenangan bagi Inggris
Kemenangan atas Prancis membuat Inggris mengakhiri Piala Dunia 2026 di posisi ketiga.
Hasil tersebut menjadi pencapaian terbaik Three Lions sejak memenangkan Piala Dunia 1966. Walaupun gagal mencapai final, Inggris tetap menyelesaikan turnamen dengan kemenangan besar atas salah satu tim terkuat dunia.
Kemenangan ini juga memberikan beberapa catatan positif:
- Bukayo Saka mencetak hat-trick.
- Jude Bellingham menambah koleksi gol Piala Dunia.
- Pemain dari berbagai posisi ikut mencetak gol.
- Inggris menunjukkan daya tahan saat menghadapi kebangkitan Prancis.
- Thomas Tuchel membawa tim menyelesaikan turnamen dengan medali perunggu.
Catatan untuk Timnas Prancis
Prancis harus puas menyelesaikan Piala Dunia 2026 di peringkat keempat.
Walaupun kalah, Les Bleus menunjukkan semangat luar biasa pada babak kedua. Mereka mampu mencetak empat gol setelah tertinggal jauh.
Pertandingan ini juga menandai akhir masa kepelatihan Didier Deschamps bersama tim nasional Prancis menurut laporan pascapertandingan.
Prancis kini perlu mengevaluasi organisasi pertahanan dan cara mereka memulai pertandingan besar.
Statistik Penting Prancis vs Inggris
| Informasi | Keterangan |
|---|---|
| Pertandingan | Perebutan tempat ketiga |
| Turnamen | Piala Dunia FIFA 2026 |
| Stadion | Miami Stadium |
| Tanggal | 18 Juli 2026 |
| Hasil akhir | Prancis 4-6 Inggris |
| Skor babak pertama | Prancis 0-4 Inggris |
| Pemain terbaik | Bukayo Saka |
| Pencetak gol terbanyak laga | Bukayo Saka, tiga gol |
| Posisi akhir Inggris | Peringkat ketiga |
| Posisi akhir Prancis | Peringkat keempat |
Data pertandingan dan status laga dikonfirmasi melalui laporan serta pusat pertandingan resmi FIFA.
Analisis GOTO77 tentang Prancis vs Inggris
Menurut analisis GOTO77, pertandingan ini menjadi contoh bahwa keunggulan besar tidak selalu membuat sebuah laga selesai lebih awal.
Inggris tampil sangat efektif pada babak pertama. Namun, Prancis menunjukkan bahwa satu gol cepat setelah jeda dapat mengubah suasana pertandingan.
Perbedaan utama terdapat pada kemampuan Inggris memanfaatkan momen penting. Ketika Prancis mulai mendekat, Saka mencetak penalti yang mengembalikan ketenangan timnya.
Pertandingan Prancis vs Inggris 4-6 juga memperlihatkan nilai pengalaman dan ketenangan dalam pertandingan besar. Inggris tidak selalu menguasai permainan, tetapi berhasil mencetak gol pada waktu yang menentukan.
Kesimpulan
Pertandingan Prancis vs Inggris 4-6 menghadirkan sepuluh gol, kebangkitan dramatis, hat-trick Bukayo Saka, dan kemenangan bersejarah bagi Three Lions.
Inggris unggul 4-0 pada babak pertama melalui Declan Rice, Ezri Konsa, dan dua gol Saka. Prancis kemudian bangkit lewat dua gol Mbappé, Barcola, dan Dembélé.
Saka mencetak gol ketiganya melalui penalti sebelum Jude Bellingham memastikan kemenangan Inggris pada masa tambahan waktu.
Hasil tersebut membuat Inggris menyelesaikan Piala Dunia 2026 sebagai peringkat ketiga. Bagi pembaca GOTO77, laga ini akan dikenang sebagai salah satu pertandingan paling menghibur dan dramatis sepanjang turnamen.
FAQ Prancis vs Inggris 4-6
Berapa skor akhir Prancis melawan Inggris?
Inggris mengalahkan Prancis dengan skor 6-4 dalam pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026.
Siapa yang mencetak hat-trick?
Bukayo Saka mencetak tiga gol untuk Inggris dan terpilih sebagai pemain terbaik pertandingan.
Siapa saja pencetak gol Inggris?
Gol Inggris dicetak Declan Rice, Ezri Konsa, Bukayo Saka sebanyak tiga kali, dan Jude Bellingham.
Siapa saja pencetak gol Prancis?
Gol Prancis dicetak Kylian Mbappé sebanyak dua kali, Bradley Barcola, dan Ousmane Dembélé.
Di mana pertandingan dimainkan?
Pertandingan dimainkan di Miami Stadium pada 18 Juli 2026.
Inggris finis di peringkat berapa?
Inggris finis di peringkat ketiga Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Prancis.
Siapa pemain terbaik pertandingan?
Bukayo Saka terpilih sebagai pemain terbaik setelah mencetak hat-trick.
Sumber Resmi
Artikel ini merujuk pada:
- Laporan resmi FIFA mengenai kemenangan Inggris 6-4 atas Prancis.
- Pusat pertandingan resmi FIFA untuk laga perebutan tempat ketiga.
Baca Juga Artikel Lain nya di GOTO77
Tambahkan link menuju artikel yang sudah ada di situs Anda:

